Showing posts with label wisata. Show all posts
Showing posts with label wisata. Show all posts

Tuesday, November 26, 2019

Mulai 7 April, China Eastern Pindah Ke Terminal 3 Bandara Soetta

Maskapai penerbangan China Eastern.


- Pada akhir pekan ini tepatnya Minggu (7/4/2019), maskapai penerbangan China Eastern pindah dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, mengatakan perpindahan secara resmi dilakukan pada Minggu malam.

"Kami berharap pengguna jasa China Eastern untuk memperhatikan informasi gate keberangkatan pada tiket dan display informasi videotron yang tersedia. Sehingga tidak sampai salah terminal, kata Febri dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTravel, Kamis (4/4/2019).

Ia melanjutkan, diharapkan dengan perpindahan ini akan mendukung China Eastern dalam memberikan layanan yang lebih baik bagi pengguna jasa dari Indonesia maupun sebaliknya.

Nantinya penumpang China Eastern yang akan check-in di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta diarahkan untuk mengunjungi counter check-in di Island D (D01-D06).

Adapun di Terminal 3 terdapat berbagai kelengkapan dan kecanggihan fasilitas yang modern telah tersedia.

Mulai dari customer service, customer service mobile, baggage handling system, immigration autogate assistant, pengumpul trolley, airport helper, medical service assistance hingga golf car assistant.

Selain fasilitas tersebut, PT Angkasa Pura II (Persero) juga terus mengoptimalkan aktivitas milenial di media sosial. Seperti layanan WiFi, spot instagramable hingga co-working area terdapat di sana.

Monday, November 25, 2019

Simak Aneka Promo Menarik di Deep and Extreme 2019

Pengunjung berinteraksi dengan penyelam dari POSSI di Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2019 yang digelar di JCC Senayan, Kamis (4/4/2019).

- Pameran diving dan adventure travel terbesar di Indonesia Deep and Extreme Indonesia (DXI) telah di buka hari ini, Kamis (4/4/2019). Pameran ini digelar di Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Sebanyak 200 stan berpartisipasi dalam DXI 2019. Ada banyak promo menarik yang dapat Anda temui di pameran yang akan berlangsung hingga Minggu (7/4/2019) ini.

Berikut Kompas.com merangkum beberapa penawaran menarik di DXI 2019.

Ada banyak toko alat selam atau diving yang membuka stan di DXI 2019. Stan-stan menawarkan berbagai merk peralatan selam mulai dari Scubapro, Subgear, Aqualung, hingga Tusa.

Di stan-stan tersebut rata-rata menawarkan discount 25 hingga 30 persen untuk fin, masker, hingga wetsuit selam.

Berbagai macam peralatan selam ini dapat Anda temui di blok C, E, hingga F Exhibition Hall B JCC Senayan.

Beberapa dive center membuka stan di pameran ini. Rata-rata membuka kelas selam murah untuk sertifikasi open water diving (OWD) dengan diskon sekitar 25 persen.

Bagi Anda yang baru akan memulai berlatih selam, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada para dive master yang berjaga di stan-stan tersebut

Di DXI 2019 Anda akan menemukan dry bag dengan harga mulai dari Rp 75.000. Beberapa stan menyediakan dry bag dari berbagai merk dan ukuran.

Stan Consina misalnya, menyediakan dry bag dari ukuran 5 liter hingga 30 liter dengan potongan harga mencapai 30 persen.

Sunday, November 24, 2019

Bukit Cinta, Destinasi Gratis Menikmati Pemandangan Alam Labuan Bajo

Pemandangan alam Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT jika dilihat dari puncak Bukit Cinta, Jumat (15/2/2019).

Kawasan Wisata Labuan Bajo biasanya diidentikkan dengan Taman Nasional Komodo. Namun, tak hanya komodo, Labuan Bajo juga menawarkan keindahan alamnya.

Untuk menikmati keindahan alam Labuan Bajo, ternyata Anda tak melulu harus mengeluarkan tarif yang mahal.

Di sekitar Labuan Bajo Anda dapat menikmati pemandangan alam yang indah tanpa harus membayar tiket masuk. Salah satunya Bukit Cinta atau kerap juga disebut Bukit Silvia.

Kemarin, Jumat (15/2/2019), KompasTravel bersama para pemenang Liburan Gratis Cordela Hotels & Alfa Resort berkesempatan mengunjungi Bukit Cinta. Kebetulan lokasinya tak terlalu jauh dari tempat kami menginap.

Mobil hingga minibus dapat masuk area parkir di kaki Bukit Cinta. Kemudian kami harus melewati jalan berbatu dan menanjak untuk mencapai puncak bukit.

Sebelum mencapai puncak bukit, ada banyak spot yang dapat Anda gunakan untuk berfoto dengan latar pemandangan alam yang luar biasa indah.

Saat itu kami membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk dapat sampai ke puncak. Cukup menguras tenaga memang. Namun, lelah kami terbayar dengan pemandangan Labuan Bajo yang sangat menakjubkan.

Di sisi timur kami melihat pemandangan laut dengam gugusan bukit hijau yang sangat cantik.

Kemudian di sisi barat kami melihat pemandangan serupa, lengkap dengan pemandangan kapal-kapal yang tengah beraktivitas di pelabuhan. Lokasi ini juga sangat cocok bagi Anda para pemburu golden sunset.

Warna oranye matahari terbenam berbaur dengan bukit hijau yang menjulang tinggi serta hamparan lautan nan biru. Sangat indah.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Labuan Bajo, sempatkan waktu menyambangi Bukit Cinta untuk menyaksikan pemandangan alam yang apik, secara gratis.

Saturday, November 23, 2019

5 Hal yang Wajib Diperhatikan Pendaki Agar Tak Terserang Hipotermia

Pendaki gunung di Lembah Mandalawangi Gunung Pangrango, Jawa Barat.

Kabar duka datang dari Sumedang, Jawa Barat. Tiga orang pendaki muda bernama Ferdi Firmansyah (13), Lucky Parikesit (13), dan Agip Trisakti (15) meninggal dunia dalam perjalanan menuju puncak Gunung Tampomas.

Tiga warga desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeng, Indramayu, Jawa Barat itu duduga meninggal karena terserang hipotermia. Ketiganya diduga telah meninggal dunia selama lebih dari 24 jam di dalam tenda.

Tak hanya ketiga korban, kasus hipotermia yang berakibat fatal juga kerap terjadi dan dapat dialami siapa saja.

Untuk menghidari serangan hipotermia, setidaknya ada lima hal yang wajib diperhatikan para pendaki. Berikut Kompas.com merangkumnya untuk Anda.

Menurut pendaki gunung senior dari Mapala UI sekaligus pemanjat tebing kenamaan Indonesia, Adi Seno, serangan hipotermia tak hanya terjadi di puncak-puncak gunung es. Hipotermia juga dapat dialami saat mendaki gunung di wilayah tropis seperti di Indonesia.

Namun yang harus menjadi catatan penting, hipotermia tak hanya terjadi akibat suhu lingkungan sekitar dan ketinggian, namun juga kondisi suhu tubuh pendaki tersebut.

Menurutnya, hipotermia adalah kondisi ketika suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 derajat Celcius. Suhu dalam ini berbeda dengan suhu luar atau suhu kulit.

Suhu tubuh normal adalah 36,5-37,5 derajat Celcius. Saat kurang dari itu, respon tubuh untuk mengatur suhu akan aktif menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh.

Oleh sebab itu, jika suhu tubuh terasa turun drastis, lebih baik akhiri pendakian.

Hipotermia biasanya tak datang secara tiba-tiba dan langsung berakibat fatal. Ada beragam gejala yang akan muncul sebelum serangan terparah terjadi.

KBRI Seoul dan Garuda Promosikan Bali-Lombok

Sejumlah wisatawan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10/2017).

Kedutaan Besar Indonesia di Korea Selatan mengelar acara Malam Apresiasi dan Networking dengan mengundang sekitar 40 pelaku utama penggerak wisata Korsel, seperti chairman, direktur dan anggota Asosiasi Agen Wisata Korea Selatan (KATA).

Hadir pula BUMN Indonesia di Korsel serta media massa memperkenalkan destinasi wisata baru yang diadakan di Wisma Duta Besar, akhir pekan lalu.

Pensosbud KBRI Seoul Purno Widodo kepada Antara, Selasa (26/2/2019) mengatakan, kesempatan networking itu juga dimanfaatkan KBRI dan Garuda Indonesia Seoul mempromosikan kembali Bali dan Lombok, yang sempat mengalami penurunan jumlah turis dari Korea.

Nama Indonesia cukup populer di Negeri Ginseng Korea Selatan. Namun hal ini tidak serta merta ditunjukkan dengan banyaknya turis Korsel yang tandang ke Indonesia.

Apalagi tahun lalu kunjungan turis Korsel ke Indonesia hanya tercatat 358.349 orang, atau menurun hingga 10 persen dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut merupakan dampak berbagai bencana alam yang terjadi, khususnya di Lombok dan Bali yang menjadi tujuan utama turis Korsel ke Indonesia.

Cara baru meyakinkan kembali rombongan wisman Korea, salah satu yang menjadi agenda Pemerintah Indonesia melalui KBRI di Korsel adalah melakukan pendekatan intensif kepada Asosiasi Agen Wisata Korea Selatan atau KATA.

Hal ini semata untuk membujuk dan meningkatkan kepercayaan diri para agen wisata negeri Kimchi mempromosikan dan menjual paket-paket wisata ke Indonesia secara lebih intensif.

Setelah melakukan upaya "door to door" dengan KATA, Dubes RI untuk Korsel Umar Hadi dalam pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi Pemerintah Indonesia atas penyampaian bantuan kemanusiaan dari anggota KATA bagi korban bencana alam di Sulawesi Tengah melalui Palang Merah Indonesia.

"Anda telah menunjukkan sebagai teman sejati Indonesia, kami sangat berterima kasih atas upaya anda selama ini untuk Indonesia," kata Dubes Umar kepada Presiden KATA.

Selain itu, Dubes juga menggarisbawahi berbagai upaya bersama untuk meningkatkan arus wisatawan Korsel ke Indonesia. Salah satunya dengan penyelenggaraan "familiarization trip" (famtrip) bagi pimpinan agen travel pada tahun 2019 untuk mempromosikan destinasi 10 new Bali.

Presiden KATA menyampaikan komitmennya untuk berupaya meningkatkan arus kunjungan wisata dari Korsel ke Indonesia dan sebaliknya.

"Saya menyadari potensi pariwisata Indonesia sangatlah besar. Namun jumlah kunjungan selama ini masih belum optimal dan tidak berbanding lurus dengan potensi yang ada. Untuk itu mari kita berupaya bersama-sama untuk mengoptimalkan semua potensi yang ada," katanya.

Chairman KATA Henry C. OH Jr mengharapkan frekuensi penerbangan dan kota-kota tujuan wisata di kedua negara dapat ditingkatkan.

Sebelumnya, data yang dirilis Kementerian Pariwisata RI mencatat turis Korea Selatan yang bepergian ke Indonesia tahun 2017 mencapai 378.769 wisatawan atau meningkat 10 persen lebih dari tahun sebelumnya yang hanya 343.887 wisatawan.

Salah satu faktor yang diperkirakan menjadi pendorong meningkatnya jumlah wisatawan Korsel ke Indonesia adalah kepopuleran acara "Youn's Kitchen" yang ditayangkan stasiun televisi TvN yang tayang pada Maret-Mei 2017. Sambutan positif dari masyarakat Korea mendorong Korean Air membuka penerbangan carter Incheon-Lombok selama lima gelombang.

Selain Youn's Kitchen, beberapa acara televisi yang mengambil lokasi syuting di Indonesia pada tahun 2017 di antaranya "Law of the Jungle" edisi Sumatera dan Pulau Komodo (SBS), "Battle Trip" di Bali (KBS), dan "Running Man" di Yogyakarta (SBS).

Tahun 2018 kembali beberapa reality show Korea mengambil lokasi syuting di Indonesia, di antaranya "Salty Tour" di Bandung (TV N), "My Little Old Boy" di Bali (SBS).

Penayangan reality show yang berlokasi di Indonesia merupakan cara promosi pariwisata yang cukup efektif untuk menggaet turis Korea Selatan bertandang ke Indonesia.

Melalui acara televisi masyarakat negeri Kimchi dipameri keindahan dan keunikan Indonesia yang tidak bisa ditemukan di negara lain. Pesona Indonesia diharapkan mampu menyedot minat wisata warga Korsel ke Nusantara.

Thursday, November 21, 2019

Kemenpar Gelar Pelatihan Khusus Pemandu Selam di Manado

Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Politeknik Negeri Manado menggelar pelatihan khusus untuk pemandu wisata selam. Program bertajuk Peningkatan Kapasitas Usaha Masyarakat Bagi Pemandu Wisata Selam ini berlangsung 10-13 Juli 2019.

- Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Politeknik Negeri Manado menggelar pelatihan khusus untuk pemandu wisata selam. Program bertajuk Peningkatan Kapasitas Usaha Masyarakat Bagi Pemandu Wisata Selam ini berlangsung 10-13 Juli 2019.

Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ratna Suranti mengatakan pelatihan yang digelar di Kampus Politeknik Negeri Manado ini mutlak dilakukan. Materi yang diberikan berupa Pelatihan Selam Rescue Diver Standar PADI.

"Ini program Kemenpar untuk meningkatkan sumber daya manusia lokal, secara khusus pelaku usaha wisata. Maka mutlak, karena dengan pelatihan inilah pemandu wisata dapat memiliki kompetensi dan skil yang handal dalam rescue diver dan P3K. Pelatihan ini," kata Ratna, Selasa (16/9/2019).

Ratna menuturkan, pelatihan bagi para pemandu selam ini juga bertujuan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam kepariwisataan, selain juga untuk meningkatkan kemampuan pemandu sehingga bisa melayani wisatawan dengan baik.

"Kami berharap masyarakat lokal pemandu selam bisa mengikuti pelatihan dengan baik sampai selesai. Ilmu yang mereka dapatkan bisa bermanfaat dalam bekerja," tambah Ratna.

Program pelatihan ini diikuti oleh sekitar 25 orang. Mereka terdiri dari utusan dive resort, mahasiswa, Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), Ikatan Sarjana Kelautan Unsrat (ISKU), serta organisasi selam lainnya.

Hadir pada pelaksanaan program tersebut Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kerja sama Politeknik Negeri Manado, Mary Soesilo.

Di tempat yang sama, Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata/Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar, Indroyono Soesilo, mengatakan bahwa sumber daya manusia lokal harus terus ditingkatkan. Pemandu lokal dinilai sebagai ujung tombak pelayanan bagi wisatawan.

Selain itu, dengan SDM yang handal, masyarakat dapat mengelola sumber alam Manado yang luar biasa agar tetap berkelanjutan.

"Imbasnya tentu memberikan manfaat ekonomi untuk peningkatan taraf hidup. Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini mereka dapat mengaplikasikan ilmunya untuk membuat nyaman wisatawan," ujarnya.

Pelatihan tersebut, lanjut Indroyono, juga didasari wisatawan mancanegara yang datang ke Manado.

"Wisman terbesar yang datang ke Manado berasal dari China dan dan sebagian besar senang snorkeling dan menyelam di Taman Nasional Bunaken," paparnya.

Menurut dia, Manado adalah destinasi selam unggulan dunia. Pada peringatan HUT RI ke 64 di Manado, tepatnya 17 Agustus 2009, sebuah rekor versi Guinness World Record terpecahkan di sana, yaitu penyelam terbanyak di Dunia, yakni sebanyak 2486 penyelam.

Rencananya, pemecahan World Record menyelam akan dilakukan lagi, tepatnya pada 3 Agustus 2019. Dengan target jumlah penyelam mencapai 3000 orang," papar Indroyono.

Terkait itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya, juga ikut angkat suara. Menurut Menpar, Sulawesi Utara sebagai The Rising Destination Of The Year 2019 memang harus diperkuat dengan berbagai program yang optimal dan dapat dipastikan pariwisata Sulawesi Utara akan semakin bersinar dengan dukungan SDM yang mumpuni.

"Apalagi wisata bahari yang merupakan kekuatan pariwisata Sulawesi Utara itu jadi target utama untuk terus ditingkatkan. Pelatihan ini akan menjadi tambahan suplemen bagi pemandu wisata selam di Sulawesi Utara, khususnya di Manado," ujar mantan Dirut Telkom itu.

Panduan Berkeliling Kota Bandar Seri Begawan, Brunei

Ibukota Brunei Darussalam, Bandar Seri Begawan.

Bandar Seri Begawan sebagai ibu kota Negara Brunei bisa menjadi salah satu tujuan wisata alternatif untuk liburan ke luar negeri. Jarak yang relatif tidak terlalu jauh dari Indonesia membuat kota ini cukup terjangkau untuk dikunjungi.

Bandar Seri Begawan memiliki banyak masjid paling indah di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, terdapat banyak desa desa dengan rumah panggung yang unik di Ibukota Brunei ini.

Jika dalam waktu dekat ada rencana berkunjung ke Kota Bandar Seri begawan, berikut panduannya.

Berjalan kaki bisa dilakukan untuk mengunjungi obyek-obyek wisata di Kota Bandar Seri Begawan. Waterfront, Masjid Omar Ali Saifuddien, dan Museum Royal Regalia bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit dengan berjalan kaki.

Berjalan kaki di Bandar Seri Begawan pun cukup nyaman. Trotoar yang luas dan lingkungan yang cukup bersih menjadikan suasana berjalan kian menyenangkan.

Namun, cuaca di Bandar Seri Begawan juga tidak jauh berbeda dari Indonesia, yakni panas dan lembab. Oleh karena itu, berjalan paling pas dilakukan sebelum jam 10 pagi atau setelah jam 4 sore.

Berkeliling Kota Bandar Seri Begawan paling murah dan nyaman dilakukan dengan baik bus. Cara naik bus di kota ini juga sama dengan di Indonesia, yakni mencegatnya dengan melambaikan tangan dari sisi jalan.

Tarif bus juga cukup terjangkau, yakni hanya sekitar Rp 8.000 saja. Biasanya jurusan bus tertera di jendela sopir. Namun jika bingung, bertanya kepada masyarakat setempat bisa dilakukan.

Satu hal yang harus diperhatikan adalah, bus di Bandar Seri Begawan tidak beroperasi selama 24 jam. Biasanya bus tidak lagi beroperasi usai pukul 18.00 atau 20.00 waktu setempat. Lebih baik mempunyai telepon taksi untuk berjaga-jaga andai kehabisan bus.

Taksi air di Bandar Seri Begawan berbentuk seperti perahu. Angkutan air ini bisanya mengangkut ratusan penumpang setiap harinya. Taksi air ini bisa mengangkut penumpang menuju atau dari Kampong Ayer.

Di Jombang Ada Warung Kikil "Kesukaan Gus Dur", Seporsi Rp 15.000

 Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur di Jalan KH Hasyim Asyari, Diwek, Jombang, Jawa Timur.

- Sebuah warung dengan banner bertuliskan "Nasi Kikil Kesukaan Gus Dur" menarik perhatian Tim Merapah Trans Jawa 4 Kompas.com saat melintasi Jalan KH Hasyim Asyari, Diwek, Jombang, Jawa Timur.

Di sisi depan warung ada sebuah banner bertuliskan "Nasi Kikil Warung Abang". Sesuai namanya, warung ini dicat berwarna merah mencolok sehingga menarik perhatian.

Memasuki warung, foto tokoh-tokoh yang pernah mampir ke warung ini terpampang di dinding. Mulai dari Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Putri Gus Dur Yeni Wahid, pengacara Hotman Paris, musisi Ahmad Dhani, dan sejumlah tokoh lainnya.

Siti Munazilah, pemilik warung mengatakan, Warung Abang ini pertama kali didirikan oleh mendiang neneknya. Namun sejak tahun 1990-an warung ini dikelola oleh ibu kandungnya.


Pemilik Warung Abang Siti Munazilah mengatakan, tempat makan yang kini dia kelola berdiri sejak puluhan tahun silam.

Saat itu warung nasi kikil ini dirintis oleh mendiang neneknya. Sejak tahun 1995, warung dikelola oleh ibunya, Siti Qoirumlah. Munazilah dan 3 saudara kandungnya menjadi generasi ke tiga yang meneruskan bisnis kuliner ini.

"Dulu itu kan Gus Dur sering makan di sini. Biasanya ya pesen itu, lodeh kikil sama lidah sapi," ujar Siti.


Harga nasi kikil di warung ini tergolong murah. Kamu hanya perlu membayar Rp 15.000 untuk seporsi nasi kikil ditambah berbagai macam lauk, mulai dari lidah sapi, daging sapi, hingga paru.

Nasi kikil di tempat ini disajikan di atas daun pisang sehingga membuat rasanya lebih sedap.

Mampukah Start Up Kuliner Jadi Unicorn?

Ilustrasi makanan

- Kuliner dapat menjadi bisnis dengan keuntungan masif yang menarik untuk digeluti. Namun tentunya ada syarat dan usaha lebih yang harus dilakukan.

" Start up adalah sebuah pendekatan. Jangan cuma bicara start up teknologi atau unicorn. Di kuliner juga bisa jadi unicorn," jelas Kepala Deputi untuk Akses Finansial Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Fadjar Hutomo ditemui di pembukaan Accelerice, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Fadjar mencontohkan bisnis kuliner yang tergolong sukses dan berkembang dengan cepat di Indonesia adalah Warunk Upnormal.

Dalam kurun waktu empat tahun Warunk Upnormal mampu membuka 80 outlet di kota-kota Indonesia.

Tak hanya Warunk Upnormal, Fadjar juga menyebutkan beberapa venture capital juga mulai menyuntikkan dana ke merek kopi lokal Indonesia. Seperti Fore Coffee dan Kopi Kenangan yang mendapat kucuran dana sampai jutaan dollar AS untuk mengembangkan bisnis.

"Saya kira mereka (pemodal) melihat peluang (bisnis kuliner) besar untuk jadi champion dalam teknologi kita," ungkap Fadjar.

Fadjar sendiri menyebutkan potensi bisnis kuliner di Indonesia sangat besar. Sayangnya masih sering tebentur ketika ingin mengembangkan bisnis ke skala lebih besar. Ia menyebutkan rata-rata karena bisnis tersebut tidak memiliki standar yang dapat mendukung dalam skala besar.

"Masih banyak start up kuliner kita yang butuh pendampingan untuk akselerasi bisnis. Buat kita pemerintah, peran dari swasta juga penting," jelas Fadjar.

Bekraf juga mencatat kuliner merupakan subsektor dengan pendapatan tinggi, mampu berkontribusi 30 persen dari total pendapatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Sedangkan data dari Food Inovation dan Knowledge Hub Accelerice mencatat ada 5,6 juta pelaku usaha kuliner di Indonesia, yang berpeluang besar untuk diakselerasi menjadi bisnis kuliner yang berskala lebih besar.

Wednesday, November 20, 2019

Sejarah Masjid Kubah Emas di Depok

Salah satu bagian dari Masjid Dian Al Mahri atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Kubah Emas yang berlokasi di Jalan Raya Meruyung, Sawangan, Depok. Foto diambil pada Senin (5/6/2017).

Pendiri Masjid Dian Al Mahri atau dikenal Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat, Dian Djuriah Rais tutup usia, Jumat (29/3/2019). Dian adalah sosok di balik bangunan ikonik di Depok ini.

Menurut skripsi karya Mirza Shahrani, Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008, "Masjid Kubah Emas di Depok: Fenomena Reproduksi Masjid Kawasan Timur Tengah Dalam Konteks Indonesia", Dian merupakan pengusaha asal Banten yang lahir pada 1953.

Usaha Dian ada banyak, salah satunya di bidang properti yang dirintis sejak 1980. Ia lebih banyak menjalankan usaha di Singapura, Malaysia, dan Arab Saudi.

Selain terkenal sebagai pengusaha sukses, Dian juga terkenal sebagai seorang dermawan yang gemar membantu anak yatim piatu dan membangun masjid sebagai bentuk ibadah. Tercatat kurang lebih ada 1.000 masjid yang dibangun Dian tersebar di Indonesia.

Dian disebutkan membangun masjid berdasarkan spontanitas. Saat jalan-jalan ke suatu daerah dan melihat masyarakat membutuhkan masjid, secara spontan Dian akan membantu pembangunan masjid di daerah tersebut.

Salah satu yang paling terkenal adalah Masjid Dian Al Mahri yang dibangun pada 2001 dan selesai pada 2006. Masjid Dian Al Mahri dengan luas 8.000 meter persegi berdiri di lahan seluas 70 hektar, membuatnya menjadi masjid dengan lahan terluas di Jabodetabek.

Dalam skirpsi tersebut juga diungkapkan bahwa Dian berpendapat masjid adalah representasi rumah Tuhan, sehingga membangun masjid yang indah dan megah adalah sebuah bentuk ibadah.

Masjid yang megah dan indah, menurut Dian, juga dapat mengantarkan perasaan, menggetarkan jiwa, menggenapkan niat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, Sedangkan keindahan masjid mampu mengingatkan manusia akan kebesaran Tuhan.

Untuk menghadirkan masjid yang mampu menjadi simbol keagungan Islam, maka Dian beranggapan arsitektur masjid tersebut harus mencirikan arsitektur Islam yang kuat.

Dalam hal ini ia mengacu pada daerah asal kelahiran Islam, yakni Timur Tengah. Itulah rujukan desain Masjid Kubah Emas. Arsitektur masjid di Timur Tengah memiliki ciri khas kubah, minaret, halaman depan, serta penggunaan detail atau hiasan dekoratif berbentuk geometris.

Ciri khas Masjid Kubah Emas tampak dari lima kubah yang dilapisi emas. Pemasangan emas dilakukan dengan tiga teknik.

Pertama dengan serbuk emas yang terpasang di mahkota pilar, gold plating terdapat pada lampu gantung, pagar mezanin, ornamen kaligrafri kalimat tasbih, dan pucuk langit langit kubah, Sedang kubah utama dan kubah menara menggunakan teknik gold mozaik solid.

Masjid Kubah Emas sendiri berlokasi di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat. Pemilihan Depok sebagai lokasi ini dengan alasan Dian gemar bercocok tanam dan ingin lingkungan masjid asri.

Kemudian Dian juga tinggal di kawasan tersebut, karena dinilai Depok mudah diakses jika harus ke Jakarta, dan lahan pembangunan Masjid harus besar dan Depok yang dipilih.

Dian berharap Masjid Kubah Emas menjadi kawasan terpadu yang memfasilitasi kebutuhan umat Islam akan sarana ibadah, dakwah, pendidikan, dan sosial yang menyatu dalam kawasan Islamic Center Dian Al Mahri.

Dalam kawasan tersebut juga berdiri rumah pribadi Dian, gedung serba guna, vila, dan pertokoan. Ia sebenarnya juga berharap adanya pembangunan rumah sakit, dan sekolah asrama dalam kawasan Masjid Kubah Emas.

Pada hari Minggu atau libur, Masjid Kubah Emas didatangi sekitar 10.000 orang. Jumlahnya bahkan lebih saat ada hari raya atau peringatan Agama Islam. Banyaknya pengunjung, membuat masyarakat sekitar juga terbantukan dalam sektor ekonomi dari Masjid Kubah Emas.

BCA Australia Travel Fair Digelar di Gandaria City Hingga 17 Maret

The Pinnacles, Nambung National Park, Australia Barat.

- Pameran wisata BCA Australia Travel Fair digelar di Main Atrium Utama, Gandaria City pada 14-17 Maret 2019. Acara BCA Australia Travel Fair memasuki tahun kedua ini mengangkat tema promosi UnDiscover Australia.

Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA, Mira Wibowo dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, mengatakan, Kami sangat senang melanjutkan kemitraan kami dengan Tourism Australia, melalui BCA Australia Travel Fair."

Ia menyebut Australia telah membuktikan diri sebagai tujuan yang sedang tren bagi masyarakat Indonesia dan dengan kampanye terbaru Tourism Australia, lebih banyak orang Indonesia akan memilih Australia sebagai tujuan liburan berikutnya.

"Tak hanya itu, kami menawarkan cashback hingga 5 juta rupiah dan cicilan 0% hingga 6 bulan untuk pemegang Kartu Kredit BCA, lanjutnya.

BCA Australia travel fair ini didukung oleh 7 mitra maskapai penerbangan yaitu, Singapore Airlines, Qantas, Garuda Indonesia, Virgin Australia, Malaysia Airlines, Fly Scoot, dan Royal Brunei; serta 7 agen perjalanan, yaitu Avia Tour, Dwidayatour, Bayu Buana, Golden rama, Smailing Tour, Wita Tour, dan Panorama JTB.

Tourism Australia mengajak masyarakat Indonesia untuk menemukan destinasi wisata yang belum banyak dikunjungi wisatawan. Sebagai contoh, negara bagian Australia Barat menawarkan banyak bentang alam luar yang luar biasa dari daerah pantai ke The Pinnacles di bagian utara. Sementara, New South Wales menawarkan tujuan musim dingin yang luar biasa dengan banyak lereng ski.

Scott Walker, Country Manager Tourism Australia Singapura & Indonesia mengatakan, Banyak wisatawan Indonesia yang akrab dengan ikon dan kota-kota di Australia seperti Sydney, Melbourne, Perth dan Brisbane. Dengan adanya BCA Australia Travel Fair 2019, kami ingin menginspirasi dan mengajak wisatawan Indonesia untuk menjelajah sisi lain Australia."

Menurutnya, lebih dari 208.000 wisatawan Indonesia berkunjung ke Australia pada tahun 2018. Jumlah tersebut meningkat 8 persen dalam setahun terakhir.

"Dan kami berharap akan lebih banyak lagi wisatawan Indonesia berkunjung ke Australia untuk mendapatkan pengalaman UnDiscover Australia. BCA Australia Travel Fair 2019 juga bertujuan untuk menginspirasi para konsumen dalam merencanakan perjalanan ke Australia dengan zona pengalaman dan pertunjukan Australia Outback Spectacular, ditambah dengan penawaran yang menarik, tambah Scott.

Pilihan Toko Oleh-Oleh di Solo, Tempat Berburu Camilan saat Mudik

Toko oleh-oleh khas Solo Bu Jono di Pasa Jongko Jalan Dr Radjiman Solo, Jawa Tengah.


- Rasanya belum afdal kalau mudik ke Solo, Jawa Tengah, tidak membeli camilan (jajanan) oleh-oleh khas Solo. Ada banyak pilihan toko oleh-oleh yang menjual aneka macam camilan khas Solo.

Salah satunya, Toko Oleh-Oleh Khas Solo Bu Jono. Toko oleh-oleh ini berada di Pasar Jongke, Jalan Dr Radjiman Nomor 616, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, tidak jauh dari kampung batik Laweyan.

Toko Oleh-Oleh Khas Solo Bu Jono ini menjual aneka macam camilan yang bisa Anda nikmati saat mudik ke Solo seperti abon, srundeng, kripik paru, intip, karak bratan, kripik usus, ampyang, manisan, dan masih banyak lainnya.

Harga camilan di toko oleh-oleh khas Solo Bu Jono bervariasi. Mulai dari yang termurah seperti intip dijual dengan harga Rp 7.500 per plastik berisi satu buah.

Selain itu, ada karak bratan Rp 12.000 per plastik berukuran 2 ons, kripik paru Rp 35.000 per plastik berukuran 2 ons, intip asli Rp 13.000 per plastik satu buah.

Kemudian, camilan yang paling mahal adalah jenis abon dijual dengan harga Rp 77.000 untuk ukuran seperempat kilogram.

Pemilik toko oleh-oleh khas Solo Bu Jono, Astri Maelaningsih (38) mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan menghadapi musim mudik atau balik Lebaran dengan menambah stok makanan.

Biasanya momen Lebaran banyak pemudik yang singgah di tokonya untuk membeli oleh-oleh.


Pengunjung yang datang ke toko oleh-oleh miliknya pada momen ini meningkat dibanding hari biasa. Peningkatan jumlah pengunjung diprediksi dua kali lipat.

"Biasanya meningkat sampai dua kali lipat. Makanya saya terus menyetok makanan di toko," kata Astri, kepada KompasTravel, Senin (20/5/2019).

Astri mengungkap, camilan yang paling banyak dicari adalah karak bratan, kripik usu, kripik paru, kripik belut, ampyang, abon, intip dan masih banyak yang lainnya. Sebagian besar pembeli berasal dari luar kota.

Toko oleh-oleh khas Bu Jono buka mulai dari pukul 08.00-22.00 WIB. Sementara, pada Lebaran nanti buka mulai pukul 08.00-23.00 WIB.

Dari pengalaman Lebaran sebelumnya, lanjut dia, banyak para pemudik arus balik yang kembali ke perantauan pada saat malam hari.

"Lebaran biasanya saya buka sampai malam. Karena banyak pemudik arus balik yang pulangnya malam hari," ujar dia.

Dari Berlin, Menpar Terbang ke Paris Mengunjungi Markas UNESCO

Menpar Arief Yahya saat berada di markas UNESCO, Paris.

Setelah mengikuti rangkaian rangkaian acara pameran ITB Berlin 2019 yang berlangsung 5-10 Maret 2019, Menpar Arief Yahya terbang ke Paris, markasnya UNESCOlembaga PBB yang bergerak dalam bidang kebudayaan.

Adapun sebelumnya, ia telah memastikan pameran internasional yang diikuti pihak Indonesia itu berjalan lancer dan tepat seperti semestinya.

Kalau soal ITB Berlin, saya cukup confidence karena (saya) sudah memantau sendiri, sejauh ini lancar. Semoga hasilnya pertemuan antara buyers dan seller juga bagus serta grafiknya terus meningkat. Saya lihat detailnya selama di Berlin, di lingkungan pameran yang diikuti 180 negara itu bagus, kata Arief Yahya seperti dikutip dalam rilis yang diterima kompas.com, Jumat (8/3/2019).

Dia menuturkan bahwa booth Indonesia di gelaran tersebut cukup memikat orang untuk datang.

Desain Phinisi sebagai ikon selalu berubah setiap tahun, tetapi menggunakan setting model dan konsep yang sama, yakni kapal Phinisi. Perahu tradisional asal Bugis, Sulsel, khususnya Desa Bira, Kec Bonto Bahari, Kab Bulu Kamba itu hadir dengan bentuk khas, punya 3 tiang utama, 7 layar, 3 layar di depan, 2 di tengah dan 2 lagi di belakang.

Phinisi sudah keliling dunia, sudah dikenal, desain dan bentuknya khas Indonesia yang menandai bahwa Negeri Kita itu bangsa pelaut. Selain itu, sejak dulu, nenek moyang kita memang seorang pelaut. 10 Destinasi Prioritas atau 10 Bali Baru itu 7 di antaranya juga punya kekuatan pada sektor wisata bahari, ujar Menpar Arief Yahya.

Selain itu, venue ITB Berlin sendiri, Pavillion Indonesia selalu didatangi media, untuk interview mengenai pariwisata Indonesia. Di Majalah ITB Berlin News yang merupakan media ofisial pameran itu juga sudah ada executive interview dan promosi The Heart of Wonders. Saat ini di halaman itu terpampang foto Wastra Nusantara sebagai bagian 10 Bali Baru yang sedang dilombakan.

Di luar venue, branding dengan bus-bus yang keliling Kota Berlin juga sudah berlangsung sesuai rencana.

Saya memantau sendiri dari titik-titik yang ikonik itu bus Wonderful Indonesia berseliweran. Dari Check Point Charlie, Tauentzienstrabe, Lustgarten, East Side Gallery, Strausberger Platz, Mauerpark, Hauptbahnhof, Brandenburg Tor, Siegessaule, kata Arief Yahya.

Selama ITB Berlin berlangsung, desain destinasi wisata yang sudah siap dijual di Tanah Air turut dipromosikan di Ibu Kota Jerman tersebut.

Gambarnya beraneka ragam. Mulai dari Borobudur Joglosemar, Pink Beach Komodo Labuan Bajo NTT, Gebogan Bali, Gandrung Sewu Banyuwangi, Bromo Jatim, Raja Ampat Papua Barat, Wae Rebo NTT, Pulau Padar NTT, sampai gambar-gambar Danau Toba Sumatera Utara.

Segala aktivitas di pamerang tersebut dan hal-hal yang mendukungnya berjalan sesuai rencana dipimpin oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Nia Niscaya, dengan Asdep Eropa Agustini Rahayu.

Terima kasih juga, (sudah) dibantu Pak Dubes RI untuk Jerman, Havas Oegroseno yang support penuh. Saya terbang ke Paris, dan semalam sudah berdiskusi untuk mempersiapkan diri bersama tim KBRI Paris yang dipimpin Surya Rosa Putra, Dubes Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, kata Menpar Arief Yahya.

Tak Hanya Gunung Rinjani, 3 Gunung Ini Juga Pernah Alami Topi Awan

Fenomena topi awan di Gunung Rinjani, NTB.

Fenomena topi awan baru-baru ini terjadi di Gunung Rinjani yang berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Fenomena topi awan ini terbilang langka, sehingga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dijadikan obyek foto.

Marufin Sudibyo, astronom amatir Indonesia, mengatkan fenomena ini dalam dunia astronomi disebut awan lentikular.

Sebetulnya tidak hanya Gunung Rinjani, beberapa gunung di Indonesia juga pernah mengalami fenomena topi awan ini.

Berikut beberapa fenomena topi awan yang terjadi di beberapa gunung di Indonesia:

1. Gunung Rinjani

Teguh Riyanto selaku Kepala Seksi Wilayah I Lombok Utara, Taman Nasional Gunung Rinjani menyebut fenomena topi awan yang terjadi pagi ini bukanlah kali pertama terjadi.

Sebelumnya, fenomena yang sama pernah terjadi pada 2009 dan terakhir pada 2018, tepatnya pada Mei dan September.

Dalam keterangannya Teguh menyebut selama ini topinya tidak pernah sesempurna ini. Menurutnya, topi awan terjadi karena ada pusaran angin di puncak Gunung Rinjani.

2. Gunung Semeru

Fenomena topi awan juga pernah terjadi di Gunung semeru pada Desember 2018.

Almarhum Sutopo Purwo Nugroho melalui postingannya bahkan pernah menyarankan untuk melakukan foto pre-wedding dengan latar belakang pemandangan fenomena awan lentikular di Gunung Semeru 2018 silam.

Coba alam nan indah ini dimanfaatkan buat foto pre-wedding. Mengabadikan masa indah saat mengikat cinta sebelum pelaminan. Alangkah indahnya. Hatimu akan selalu terayomi laksana awan lentikular itu. Meski cintamu saat ada turbulensi, ungkap Sutopo pada feedInstagram-nya pada Selasa (11/12/2018).

3. Gunung Lawu

Fenomena topi awan juga pernah dialami Gunung Lawu pada 8 Maret 2019.

Ketika itu terlihat awan raksasa menaungi gunung. Awan itu berwarna merah muda dengan sedikit warna cokelat.

Bentuk awan tersebut melingkar berlapis-lapis. Beberapa netizen pun mengunggah foto kondisi awan di puncakGunungLawu di media sosial.

Tuesday, November 19, 2019

Lewat Aplikasi, Tapanuli Tengah Perkenalkan Sejuta Pesona Destinasi

Menteri Pariwisata Arief Yahya.

KOMPAS.com - Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, memperkenalkan pariwisata lewat aplikasi Pesona Tapanuli Tengah.

Aplikasi tersebut diluncurkan dalam acara Malam Pagelaran Seni dan Budaya Kabupaten Tapanuli Tengah di Pekan Raya Sumatera Utara (PSRU), Kamis (28/3/2019) oleh Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad.

Melalui aplikasi ini, Tapanuli Tengah yang dikenal memiliki sejuta pesona destinasi dapat memperkenalkannya pada masyarakat luas. (Biar banyak yang tahu) Tapanuli Tengah punya potensi wisata yang sangat besra, ujarnya seperti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (29/3/2019).

Dia juga menuturkan, tanpa bantuan teknologi, pesona wisata Tapanuli Tengah akan sulit diperkenalkan pada khalayak.

Oleh sebab itu, peluncuran aplikasi merupakan strategi promosi wisata yang dianggap cocok dengan perkembangan zaman yang serba cepat seperti saat ini. Aplikais juga menjadi sarana yang cocok untuk menggaet wisatawan milenial.

Selain mempromosikan obyek wisata yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah, aplikais juga dapat digunakan untuk memberi kemudahan pada wisatawan mengetahui obyek wisata. Bahkan fungsinya lebih besar dari itu, ujar Bakhtiar lagi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tapanuli Tengah Rahmad Jambak menyampaikan asa yang sama. Ia menuturkan harapan agar Tapanuli Tengah semakin banyak dikenal masyarakat.

Melalui aplikasi, wisatawan juga bisa mendapatkan voucher potongan harga hotel yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah, sambungnya.

Di samping itu, ia juga menjelaskan bila nanti Tapanuli Tengah sudah dikenal khalayak dampaknya akan kembali pada masyarakat lokal.

Meningkatnya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, kata dia, bisa meningkatkan roda ekonomi di wilayah tersebut.

Pihak Dinas Pariwisata secara bertahap mulai sosialisasikan aplikasi tersebut. Saat ini, beberapa tour guide lokal sudah mulai diedukasi mengenai penggunaan aplikasi itu.

Kami sudah mulai sosialisasikan pada wisatawan lewat petugas tour guide agar diteruskan, ujar Rahmad.

Friday, November 15, 2019

Sering Transit di Bandara Changi? Coba Daftar Changi Rewards Travel"

Jewel Changi Airport Singapura.

Bagi warga Indonesia yang sering bepergian lewat Bandara Changi, Singapura, kini dapat memperoleh lebih banyak hak istimewa jika Anda mendaftar Changi Rewards Travel (CRT). Adapun program CRT diluncurkan pertama kali di Indonesia oleh Changi Airport Group (CAG).

Associate General Manager CAG Changi Rewards Travel Jaisey Yip mengatakan, program ini pertama kali diluncurkan di Indoenesia yang merupakan salah satu pasar wisatawan terbesar Singapura hingga saat ini.

CRT ingin memberikan penghargaan untuk wisatawan yang bepergian melalui Bandara Changi dengan rangkaian hak istimewa yang sudah dikurasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan sesuai untuk kebutuhan wisatawan, ujar Jaisey di Hotel The Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

Menurutnya, cukup dengan mendaftarkan diri sebagai anggota ke ChangiRewardsTravel.com, anggota dapat menikmati akses lounge di bandara di seluruh dunia untuk menikmati fasilitas sebagai kompensasi keterlambatan penerbangan, tertinggal pesawat saat transit, fasilitas limusin, dan masih banyak lagi.

Ia menambahkan, keanggotaan di CRT ini terbuka untuk wisatawan dengan usia minimal 16 tahun. Jika sudah terdaftar sebagai anggota CRT, Anda otomatis akan terhubung dengan program Changi Rewards yang merupakan sebuah program penghargaan bagi anggota untuk mendapatkan fasilitas berbelanja dan bersantap di Bandara Changi dan Jewel Changi Airport.

Dengan satu pendaftaran di ChangiRewardsTravel.com, wisatawan dapat menikmati hak istimewa dalam berbelanja, bersantap, dan berwisata, lanjut Jaisey.

Jaisey melanjutkan, CRT ini memiliki dua tipe keanggotaan. Tipe keanggotaan pertama disebut Fly to Earn dantipe kedua yaitu Pay to Access. Adapun keanggotaan Fly-to-Earn memiliki tiga tingkatan keanggotaan, yaitu Classic, Premium, dan Elite.

Untuk keanggotaan Fly to Earn, tingkatan keanggotaan yang didapat berdasarkan jumlah penerbangan melalui Bandara Changi yang terdaftar selama masa keanggotaan mereka. Cukup dengan mendaftarkan satu penerbangan yang melewati Bandara Changi, anggota dapat langsung terdaftar di tingkatan Classic. Untuk tipe keanggotaan ini pelanggan tak dipungut biaya, paparnya.

Kemudian keanggotaan Pay to Access merupakan program langganan berbayar yang memberikan akses instan kepada anggota untuk langsung terdaftar ke tingkatan Premium dengan membayar 199 dolar Singapura atau tingkatan Elite dengan membayar seharga 399 dolar Singapura.

Jaisey mengatakan, Changi Airport Group memperkenalkan Changi Rewards Travel untuk menunjukkan apresiasi kami kepada wisatawan dan melayani dengan lebih baik lagi kepada mereka yang sering bepergian melalui Bandara Changi.

"Kami telah mengkurasi secara khusus berbagai hak istimewa untuk anggota, dengan harapan dapat memberikan ketenangan dengan jaminan perjalanan dan mengubah waktu tunggu mereka dengan kegiatan yang produktif dan santai untuk memberikan pengalaman wisata yang bebas stres dan dapat dinikmati, kata Jaisey.

Menpar: Setelah Soetta, Bandara Internasional Banyuwangi Akan Buka LCCT

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menjadi narasumber salam acara zona inspirasi di Kompas TV, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, setelah Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Bandar Udara Internasional Banyuwangi juga akan membuka low-cost carrier terminal ( LCCT) atau terminal penerbangan untuk maskapai penerbangan berbiaya rendah.

Jadi yang sudah menyatakan akan (membuka LCCT) itu adalah Banyuwangi, oleh Angkasa Pura II juga, ujar Menpar ketika melakukan kunjungan ke Menara Kompas, Senin (29/4/2019).

Adapun pada Rabu (1/5/2019) Indonesia akan memiliki LCCT pertama yang bertempat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan akan mulai melayani penerbangan internasional.

Dalam berbagai kesempatan Menpar menyebut LCCT menjadi salah satu penentu utama keberhasilan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara ( wisman) pada tahun 2019.

"Tanpa LCCT, jangan harap target 20 juta wisatawan akan tercapai. (LCCT) Sangat menentukan," ujar Arief di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (20/7/2019) malam.

Untuk LCCT Bandara Soetta, Menpar bahkan menargetkan penambahan kunjungan wisatawan sebesar 10 persen dari target kunjungan wisman atau sekitar 2 juta wisman.

Menurut Menpar, sebagian besar wisman yang datang ke Indonesia adalah melalui jalur udara. Pembukaan terminal maskapai berbiaya rendah ini diharapkan mampu menarik minat wisman datang ke Indoenesia.

Nah airlines itu ada dua besar, satu full service carrier, seperti Garuda, SQ (Singapore Airline), lalu ada low cost carrier (LCC) seperti Air Asia, Lion. Yang full service carrier hanya tumbuh 5 persen, yang LCC tumbuhnya lebih dari 20 persen, lanjut Menpar.

Menurutnya, sejauh ini wisman yang datang ke Indonesia menggunakan layanan full service carrier karena Indonesia belum memiliki LCCT. Dengan semakin banyaknya LCCT yang dibangun di Indonesia, Menpar optimis target kunjungan wisman akan tercapai.

Thursday, November 14, 2019

Mudik Pakai Mobil dengan Anak, Yuk Siapkan 5 Hal Ini

Ilustrasi road trip.

Mudik menggunakan mobil masih menjadi andalan banyak orang Indonesia. Selain dapat mengangkut banyak penumpang, mudik dengan mobil terbilang fleksibel. Pemudik dapat menyesuaikan waktu istirahat, makan, sampai keinginan untuk plesir.

Jika membawa anak khususnya balita, ada berbagai persiapan yang harus dilakukan sata memilih mudik dengan mobil. Berikut adalah rekomendasi persiapan yang harus dilakukan saat mudik dengan mobil:

Di luar koper atau tas keluarga, siapkan tas khusus perlengkapan anak. Berisi pakaian ganti, tissue basah, kotak makan, botol susu, termos kecil, dan camilan anak. Hal ini akan mempermudah tanpa perlu membongkar tas di bagasi, dan dapat dibawa saat ingin mampir ke tempat wisata atau rumah makan.

Untuk orang dewasa urusan bunag hajat mungkin masih bisa ditahan, tetapi sulit jika itu anak kecil. Siapkan pispot kecil untuk mempermudah anak buang air di dalam mobil jika tidak menemukan toilet dalam perjalanan. Siapkan juga beberapa kantong plastik dan tisu bayi.

Jangan selalu mengandalkan gawai untuk menghibur anak. Road trip juga jadi saat yang tepat mempereat hubungan dan anak dan melatih kreativitasnya. Bisa dengan membawa play dough, puzzle, buku mewarnai, atau untuk anak usia lebih besar permainan seperti menghitung angka di plat mobil atau tebak peta (peta buta) juga bisa jadi hiburan tersendiri.

Keunggulan mudik khususnya di Pulau Jawa adalah mudah menemukan pantai atau kolam renang umum. Untuk itu jangan lupa membawa perlengkapan renang. Berenang, selain menjadi hiburan anak-anak juga dapat menjadi momen bersantai orang tua.

Siapkan perlengkapan renang yang diatur rapi dalam tas terpisah, yang terdiri dari baju renang, topi, handuk, tabir surya, pelampung, kaca mata renang dan tas basah. Letakan ditempat yang mudah untuk diambil di bagasi mobil.

Penting untuk menyiapkan camilan selama di perjalanan, khususnya bila membawa anak. Camilan bukan berarti yang mengandung msg atau hanya yang manis. Bisa juga buah-buahan, sereal dan susu, serta yoghurt.

Mepet Pesan Tiket Pesawat Mudik, Ini Tipsnya

Sejumlah pemudik dengan tujuan Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung berjalan menuju kapal laut KM Srikandi Line di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (30/5/2019). Puncak arus mudik di Pelabuhan Tanjung Priok dengan tujuan ke sejumlah kota di Pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatera diprediksi akan terus bertambah hingga 1 Juni 2019.

Merencanakan mudik di waktu mepet bukan hal mustahil, tetapi harus ada langkah khusus untuk mendapatkan tiket. Chief Marketing Officer dari Tiket.com, Gaery Undarsa memberi kiat untuk memesan tiket pesawat di saat mepet. Berikut kiatnya:

Pada masa-masa last minute booking menjelang Lebaran, harga tiket pesawat sudah dipastikan akan melonjak. Gaery menyarankan agar menghindari pergi pada akhir pekan.

"Harga pasti lebih mahal kalau weekend. Hari Minggu atau Senin, itu pasti harganya dua kali lipat," ujar Gaery.

Menurut Gaery, bila tinggal di ibu kota, memilih pergi dari Bandara Soekarno-Hatta bisa lebih murah dibandingkan pergi di bandara lain seperti Halim Perdanakusuma atau Husein Sastranegara. Hal itu lantaran banyak penerbangan yang dilayani dari Bandara Soekarno-Hatta.

"Pergi dari Jakarta itu lebih murah karena pesawat lebih banyak. Ada persaingan antar-maskapai jadi lebih murah. Kalau niat banget sih bisa pergi ke Bandung dulu atau pergi ke Halim," tambahnya.

Meski sudah last minute booking, masa pemesanan baik pagi atau malam tak berpengaruh. Pasalnya, pemesanan tiket pesawat last minute hanya tergantung pada ketersediaan tiket pesawat.

Biasanyatravel agent punya aplikasi pemesanan tiket pesawat. Gaery mengatakan pemesanan tiket pesawat last minute lebih disarankan menggunakan aplikasi.

"Harus aplikasi. Itu punya peluang harga tiket murah yang lebih tinggi. Dari sisi online travel agent lebih prefer pesan lewat aplikasi," tambah Gaery.

Selain itu lewat aplikasi, pemesanan tiket pesawat diklaim lebih cepat dibandingkan dengan via desktop. Pasalnya, proses loading data di website dianggap lebih berat dibandingkan aplikasi.

"Kalau lewat desktop itu mesti loading semua. Kalau aplikasi itu cuma data pemesanan saja yang diunduh," jelasnya.

Bila ingin memesan tiket secara rombongan, lebih baik dibeli secara terpisah. Hal itu bisa memberikan kesempatan untuk mendapatkan tiket dengan harga lebih murah.

"Misalnya booking enam tiket, jadi beli tiga-tiga," kata Gaery.

Tuesday, November 12, 2019

Anda Berhak Dapat Visa Korea Selatan yang Berlaku 10 Tahun, jika...

Istana Gyeongbok atau Gyeongbokgung Palace di sebelah utara kota Seoul, Korea Selatan. Istana ini termasuk dari 5 istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon tahun 1395. Istana ini jadi salah satu tempat wisata favorit yang dikunjungi turis Indonesia.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-beom mengatakan, Korea Selatan memberlakukan multiple visa alias satu kali pengajuan visa untuk berkali-kali kunjungan bagi wisatawan Indonesia.

Adapun pada tahun 2018 multiple visa dapat digunakan selama lima tahun untuk berkali-kali kunjungan. Dengan durasi maksimal setiap masa kunjungan adalah 30 hari. Visa multiple dijanjikan oleh pihak Kedutaan Besar Korea Selatan dapat diperoleh satu hari setelah pengajuan, berbeda dengan single visa yang memerlukan waktu proses enam hari kerja.

Namun saat ini kami menerbitkan visa multiple dengan masa berlaku 10 tahun sebagai tambahan pilihan dari visa multiple 5 tahun yang sudah ada. Visa multiple 10 tahun dapat dikeluarkan kapan saja dengan masa berlaku 10 tahun dan izin tinggal di Korea selama 90 hari, ujar Kim di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Meski demikian, lanjut Kim, hanya orang-orang tertentu yang berhak mendapatkan visa ini. Mereka adalah yang berprofesi sebagai dokter, pengacara, akuntan, dosen, notaris, serta pekerja profesional lainnya.

Kemudian pemohon yang lulus jenjang Strata Satu (4 tahun) dari universitas di Korea Selatan atau pemohon yang lulus minimal jenjang strata dua dari universitas luar negeri.

Terakhir direktur perusahaan atau badan usaha milik negara atau direktur perusahaan swasta dengan modal minimal 500.000 dollar AS, katanya.

Sebelumnya pemohon visa multiple wajib melampirkan dokumen keuangan, yang dapat dipilih satu dari tiga dokumen yaitu berupa rekening koran asli minimal tiga bulan terakhir yang dikeluarkan bank, SPT PPH 21 (formulir 1721-A1/A2), atau slip gaji. Namun saat ini persyaratan tersebut dihilangkan.

Untuk pengajuan visa multiple dengan masa berlaku 5 tahun, pemohon yang bekerja sebagai PNS, Pegawai BUMN, serta pegawai perusahaan penerbangan yang melayani rute ke dan dari Korea Selatan cukup melampirkan surat keterangan kerja.

Kemudian untuk pemohon yang pernah mengunjungi Korea Selatan atau negara OECD (22 negara) cukup melampirkan fotokopi visa dan cap imigrasi negara yang dikunjungi. Sedangkan pemohon yang memiliki pendapatan lebih dari 8.000 dollar AS per tahun cukup melampirkan dokumen yang dapat membuktikan pendapatan per tahun.

Untuk pengajuan visa multiple dengan masa berlaku 10 tahun, pemohon yang berprofesi sebagai dokter, pengacara, akuntan, dosen, notaris, serta pekerja profesional lainnya cukup melampirkan surat keterangan kerja dan fotokopi sertifikasi sesuai keahlian.

Kemudian pemohon yang lulus jenjang Strata Satu (4 tahun) dari universitas di Korea Selatan atau pemohon yang lulus minimal jenjang strata dua dari universitas luar negeri cukup melampirkan ijazah terakhir.

Sedangkan direktur perusahaan atau BUMN atau direktur perusahaan swasta dengan modal minimal 500.000 dollar AS cukup melampirkan surat kerja.